Jumat, 11 Februari 2011

Momen Terindah Keakraban


Berawal dari ide ketua kelas,PAI5 akhir semester 1 nanti akan mengadakan keakraban ketempat wisata. Bagi saya pribadi ini ide yang bagus, selain meluaskan pemandangan di kota Multi Wisata Jogjakarta, dengan diadakannya acara ini akan semakin mengokohkan tali persahabatan PAI 5.Langkah awal kita membentuk panitia pelaksana yang dipimpin langsung oleh ketua kelas PAI5, dan telah menjadi kesepakatan bersama saudara Burhanuddin Fahmi diangkat menjadi ketua panitia pelaksana, bendahara novitasari dan Helmi, seksi acara Wardono, Emha, Uswah, seksi dokumentasi Arif, seksi konsumsi Fadli, Nurma dan Zidni, dan untuk keamanan diserahkan kepada Saya dan Ayik.Setelah panitia dibentuk mulanya kita sekelas mengadakan rapat, dengan menentukan: 1. tempat tujuan2. biaya3. alat transportasi4. bekal5. waktu keakraban dalam rapat menentukan tempat mulanya banyak yang sepakat kita akan mengunjungi Dieng salah satu tempat wisata terkenal di jawa tengah, tapi setelah mengingat biaya yang kemungkinan agak mahal, maka tujuan ke diengpun batal. Banyak yang menyarankan tempat wisata yang bagus untuk dikunjungi, termasuk disalah satu tempat wisata yang berapa tahun lalu masuk dalam rekor keajaiban dunia "candi borobudur", tapi dengan pertimbangan ke borobudur sudah jadi makanan harian untuk anak-anak jogja, dengan kata lain sudah bosan. akhirnya keputusan terakhir diputuskan dengan kesepakatan bersama, bukan kedieng, bukan keborobudur, tapi ke Argo Wisata mangunan, yang katanya tempat wisatanya bagus-bagus. Jadwalnya pun ditentukan tanggal 10 februari 2011, satu hari setelah uas berakhir, dengan biaya masing-masing 22.000 ribu per orang,dengan alat tranportasi -+ 20 sepeda Motor.Ketika tanggal 10 Februari tiba, pagi itu sekitar jam 7.10 saya datang ke depan gedung Multi Purpose atau dikenal dengan sebutan, gedung MP, disana baru saya temukan ada empat orang teman PAI5, Najia, Aprin, Daus dan Awan, saya sempat bingung, sebelumnya saya mengira saya sudah terlambat datang ke MP, karena sesuai dengan keputusan rapat sebelumnya, jam 7.00 kita harus sudah berkumpul didepan gedung MP. hhhmmm, Tapi dengan itu saya paham, ternyata tidak hanya di tempat saya saja yang seperti itu(gorontalo) disini pun saya mendapatkannya kembali. Undangan jam 7, datangnya jam 8. Aneh bin ajaib. Lima menit kemudian satu persatu pada datang, dan akhirnya pada jam 8.00 hampir semua laskar PAI5 sudah berkumpul didepan gedung MP, hampir semua karena ada beberapa teman kita dari PAI5 yang tidak bisa ikut, karena punya urusan yang mungkin tidak bisa ditinggalkan.Sebelum berangkat, mewakili panitia yang dalam hal ini diwakilkan oleh saudara ayik sebagai seksi keamanan menyampaikan pembagian pasangan dimotor yang akan dinaiki. Saya sendiri mendapat bagian naik di mototrnya Padli. Yang sebenarnya saya sempat membawa motor bekas saya, tapi karena kondisi saya tidak fit dan agak mengantuk karena begadang semalaman nonton bola, maka saya putuskan untuk tidak membawa sipendekar Biru saya.Kira-kira tepatnya pukul 8.05 laskar PAI5 melakukan star dari gedung MP menuju ke tempat tujuan argo wisata mangunan. Dalam perjalanan saya sangat menikmatinya, sekalipun selama dikendaraan saya didera kelaparan karena belum sarapan. Kurang lebih dua puluh menit kita sudah sampai didaerah bantul, dalam perjalanan menuju ke argo wisatapun kita melewati banyak tanjakan dan turunan, yang disamping kiri dan kanannya dihiasi dengan tanaman-tanaman yang indah. Akhirnya sepuluh menit setelah melewati jalan tanjakan didaerah pegunungan, saya dan beberapa teman, kurang lebih ada tujuh motor yang sudah sampai ketempat tujuan. Di Argowisata taman buah mangunan ini, kita bisa bermain banyak permainan yang kita sukai, seperti playing pox, mancing, outbound, jembatan goyang, sepeda gunung, sepeda air dll. Kitapun bisa melihat praktek okulasi, cangkok, dan cara membuat pupuk organik, semua itu yang tertulis didekat pintu masuk. Tapi kita belum bisa masuk kedalam area wisata, karena ada beberapa teman yang belum datang, yang membuat kita harus bersabar untuk menunggu. Kami pun menunggu diarea parkiran, didekat parkiran ada tempat yang bisa digunakan untuk duduk-dukuk istirahat, dari tempat itu saya sudah menikmati pemandangan yang begitu indah, gunung-gunung yang menancap dan ditumbuhi tanaman-tanaman dan pohon-pohon yang indah, saya begitu kagum dengan pemandangan yang ada didepan mata saya itu, saya dan beberapa temanpun yang dikomandoi bung Arif sebagai juru kamera tidak menyia-nyiakan momen awal ini untuk mengambil dokumentasi dengan gaya-gaya yang super Narsis. Tidak puas dengan itu, kami bernyanyi bersuka ria dengan diiringi musik gitar yang dimainkan oleh bung Pendi, kami pun bernyanyi bersama, ternyata suara yang paling keras ketika nyanyi suaranya dini, tapi sekalipun suaranya agak keras dan sedikit hanyut, ternyata asik juga, karena sedikit mengurangi rasa lapar saya.(hihihi) Lima belas menit kemudian, teman-teman yang lain sudah datang ketempat tujuan, ternyata kelambatan teman-teman yang lain kerena ada salah satu motor, yang dinaiki Aprin dan Uswah,mogok dijalan. Berhubung pasukan sudah lengkap, kamipun langsung memasuki area wisata, bersama teman-teman, saya pribadi merasa sangat senang dan bahagia, karena sangat-sangat terasa kebersamaan itu ada. Kami terus berjalan menuju kepuncak gunung. saat berjalan mata saya berkeliaran kekiri dan kekanan untuk menikmati pemandangan yang begitu indah, ternyata pemandangan yang saya lihat sekarang jauh lebih indah dari pemandangan di area parkiran diawal tadi.Tibalah kita di pendopo yang letakknya ada dipuncak gunung, beberapa teman mengalas lantai pendopo dengan tikar yang sudah disediakan oleh kakak beradik Vita dan Nurul, setelah dialas semuanya mencari tempat yang asik untuk duduk, saya sendiri memilih didekat tiang, biar bisa sedikit beristirahat setelah capek dan kepanasan sewaktu menaiki gunung argo wisata mangunan. Acarapun dibuka oleh seksi acara Wardono, sementara seksi acara memberikan sambutan pembukaan acara, beberapa teman membagikan makanan kepada semua peserta keakraban yang hadir. Setelah memberikan sambutan, seksi acara sekaligus memandu teman-teman untuk membaca doa makan. Sebenarnya agak sedikit aneh juga, kita dipimpin membaca doa bersama sebelum makan dengan suara yang keras, rasanya seperti kembali ke zaman kanak-kanak lagi. Setelah doa dibacakan, masing-masing sibuk membuka makanannya dari tempatnya, bagi saya ini adalah sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu, karena saya sendiri sejak di awal perjalanan sudah dilanda kelaparan. sambil makan kita semua melaluinya dengan canda dan tawa. Sesuai kesepakatan bersama, setelah makan kita mengadakan curhat-curhatan, dengan format silang antara cewek sama cowok, artinya cewek nunjuk cowok dan sebaliknya. Sesi ini pun dimulai dari ketua panitia, dia tidak panjang lebar dalam berkata, intinya mengucapkan rasa gembira dan mengakui kalau teman-teman PAI 5 adalah teman-teman yang paling baik, bukan hanya saudara ketua panitia yang mengakui seperti itu, saya pun sangat-sangat mengakui, bahwa semua teman-teman PAI adalah teman-teman yang paling baik, mereka bisa mengerti dan memahami setiap orang termasuk saya, bahkan ketika saya banyak melakukan kesalahan, mereka semua tidak pernah dendam dan selalu memberi maaf. Sesi curhatpun terus berjalan dengan format yang telah ditentukan, dan tiba pada saat giliran ketua kelas PAI5 ‘’Emha Hendra Ngainun Najib’’, dia bercerita tentang pengalaman yang pernah iya dapatkan saat dimasa SMA, sangat mencerahkan, dan membuat kita sadar, bahwa dunia malam, dunia luar, tidaklah menguntungkan bagi kita, malah akan membuat kita rugi dan gagal. Setelah ketua kelas, tiba pada salah seorang teman yang mendapat giliran curhat, dia hanya sekedar menyatakan rasa terimakasih kepada teman-teman PAI5 yang telah menjenguknya ketika dirawat dirumah sakit sewaktu terkena demam berdarah, dia mengakui ada yang memberikan power saat menjenguknya, yang mebuat dia bertekat kuat untuk cepat sembuh dan beraktifitas, tidak jelas siapa yang dimaksud, apa kita semua yang menjenguknya waktu itu, atau mungkin ada seseorang diantara kita. Tapi yang jelas jika itu yang dituju adalah seseorang, menurut saya itu seorang yang sangat berarti, tapi tidak penting juga kita mengetahui siapa yang di maksud.ok daus??. setelah Daus selesai bercerita, saya lupa kepada siapa daus melemparkan giliran curhat. Mungkin dari teman-teman ada yang masih ingat. Setelah sesi curhatan selesai, dari panitia membagikan sticker yang bertuliskan KEAKRABAN PAI 5 10 februari 2011, sesi ini diselingi dengan kuis, dan teman-teman yang berhasil menjawab pertanyaan yang ada akan mendapatkan tambahan sticker. dengan pembagian sticker ini, moment keakraban yang kita adakan, akan menjadi kenangan yang berarti dan sulit terlupakan ketika kita sudah tidak bersama lagi, ini akan menjadi ikatan perekat untuk PAI5 bahwa sekalipun kita berpisah, persahabatan dan kasih sayang yang ada, akan selalu terjalin sampai kapanpun. Setelah beberapa lama kita berada dipendopo, seluruh teman-teman beranjak ketempat lain, tepatnya kearah selatan pendopo. Saat hampir semua teman-teman beranjak ke arah selatan puncak, saya masih tetap bersama dua teman saya si dua kembar tapi beda , semua teman-teman pasti setuju sidua kembar ini sama-sama punya sifat pemalu, apalagi si adik. Makanya ketika semua teman-teman pada jalan, sikembar masih belum beranjak, saya pun menemani mereka berdua. Dan ternyata, sekalipun pemalu, setelah semua teman-teman sudah bereda diselatan puncak, gaya-gaya narsis dari sikembar keluar saat di depan kamera. saat itu saya merasa menjadi photographer pribadi dua teman saya sikembar. Setelah puas narsis-narsisan ditempat itu, saya dengan sikembar beranjak keteman-teman yang pada ngumpul di sebelah selatan. Di ujung selatan puncak, saya terengah, takjub, kagum dengan pemandangan yang terlihat. Masya allah indahnya gunung-gunung dilihat dari puncak selatan, pohon-pohon besar dan tertata rapi, tanaman-tanaman yang indah, dan yang paling membuat daya tarik melihat pemandangan dari puncak ini, kita bisa melihat sungai yang ada diantara gunung-gunung yang menancap, dalam hidup saya jarang bahkan mungkin tidak pernah melihat tempat yang seindah ini. Saya dan teman-temanpun tidak mengabaikan momen indah itu dengan berpose didepan kamera. dengan bermacam-macam gaya menghiasi kamera yang ada, apalagi gayanya Dini(narsis abeez).saat semua pada puas berpose bareng, teman-teman yang lain pada turun dari puncak, tapi saya dengan beberapa teman termasuk sikembar masih tetap berada diselatan puncak untuk menikmati pemandangan yang begitu indah, dan bagi sikembar ini momen yang bagus, semakin sedikit orang, sikembar semakin narsis didepan kamera. lima menit kemudian yang tersisa di puncak pada turun semua termasuk sikembar tapi beda.Saat kami turun, teman-teman yang lain pada istirahat dibawah dekat area kolam sepeda air, ada yang lagi baringan karena kelelahan, ada juga yang lagi ngobrol atau karlota kata orang gorontalo. Tapi kegiatan lain dilakukan sikembar, mereka berdua tidak melakukan kegiatan seperti yang dilakukan teman-teman yang lain, mereka menyewa sepeda air untuk santai-santai, mereka berdua menikmatinya dengan berkeliling-keliling danau. tepatnya pukul 1.50, kita semua meninggalkan kegiatan didekat area kolam sepeda air. kita Menuju ke Mushollah untuk sholat Dzuhur. Karena musholahhnya tidak terlalu besar, kita sholat secara bergantian. Setelah Sholat Dzuhur tibalah kita harus berpindah ketempat wisata lain, semuanya sudah pada siap dimotor tunggangannya masing-masing. Dengan dikomandoi ketua seksi acara, sejurus kemudian kita telah meninggalkan area Argowisata kebun buah mangunan. Kurang lebih sepuluh menit kita semua telah tiba ditempat tujuan kedua. disini saya kembali terengah,takjub, dan kagum dengan pemandangan yang ada, pohon-pohon yang indah tertata rapi menghiasi tempat ini, dengan segera saya langsung bertanya kepada salah seorang teman saya, sebut saja namanya Lussi, salah seorang anggota PAI5, saya bertanya tentang nama tempatnya apa, dia langsung menjawab tampat ini namanya Hutan Pinus, setelah itu saya bertanya kegunaan pohon Pilus untuk apa, katanya ini digunakan untuk membuat korek api, jelasnya korek api geretan. Saat berada diantara pohon-pohon pilus yang tinggi dan indah, saya sempat terdiam, untuk sejenak mengagumi ciptaan allah ini, saya begitu kagum karena seumur hidup saya tidak pernah berada langsung ditempat yang seperti ini. konon katanya, karena saking indahnya, tempat ini sering kali di gunakan para photographer mengambil latar untuk karya-karya photo mereka.Tanpa diperintah teman-teman langsung mengambil inisiatif untuk mengabadikan momen tersebut, masing-masing sibuk berpose didepan kamera, dan masih tetap di komandoi oleh juru kamera Bung Arif. Kami bersuka ria melewati momen-momen kebersamaan yang sangat indah itu. Saya sendiri cukup bahagia, bahagia bisa berada ditempat yang seindah ini, dan satu lagi bahagia karena melewatinya dengan teman-teman yang baik, Teman-teman yang pengertian, teman-teman yang tidak memandang kekurangan satu sama lain. Sejak sekian lama saya merasakan kehilangan teman-teman yang selalu menemani, mengerti,menghibur saya, kali ini saya serasa menemukannya kembali. Setengah jam setelah bersenang-senang dihutan pinus, kamipun beranjak untuk pulang kehabitatnya masing-masing(hihihi).Banyak kesan yang saya dapatkan dalam kekraban ini, diantaranya nikmatnya kebersamaan, kekompakan, yang bagi saya ini adalah sesuatu yang tidak bakalan terlupakan. Semoga dengan diadakannya keakraban kemarin akan selalu mengokohkan tali persahabatan di antara kita..

0 komentar: